PPDPP Salurkan KPR FLPP Rp 438 Miliar

PPDPP Salurkan KPR FLPP Rp 438 Miliar
30-04-2018 oleh Admin berita

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga 10 April 2018 telah menyalurkan KPR Subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) senilai Rp 438 miliar untuk 3.835 unit rumah. Demikian yang disampaikan oleh Direktur Operasi, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), Nostra Tarigan dalam Coffee Morning bersama Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) Kamis (20/4) di The Plaza, Jakarta dengan tema,” Memperkuat Program Sejuta Rumah,”.
Dalam menyalurkan dana FLPP, PPDPP menggandeng bank pelaksana, yang tahun 2018, jumlah bank pelaksana sebanyak 40 bank terdiri dari 10 bank nasional dan 30 bank pembangunan daerah (BPD). Meningkat jika dibanding tahun 2017 sebanyak 33 bank.
Melalui KPR FLPP, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menikmati uang muka terjangkau, bunga tetap 5 persen selama masa kredit maksimal 20 tahun, bebas PPn dan bebas premi asuransi. Sementara syarat penerima subsidi salah satunya adalah gaji/penghasilan pokok tidak melebihi Rp 4 juta untuk Rumah Tapak dan Rp 7 juta untuk Rumah Susun. “MBR dari swasta, PNS, BUMN, TNI, Polri selama memenuhi syarat boleh menggunakan FLPP. Untuk besaran uang muka diserahkan kepada perbankan,” katanya.
Pada tahun 2018 target penyaluran KPR FLPP sebanyak 60.625 unit senilai Rp 6,48 triliun yang berasal dari DIPA 2018 sebesar Rp 2,18 triliun dan saldo tahun 2017 sebesar Rp 2 triliun dan target pengembalian pokok Rp 2,3 triliun.
Tahun 2015-2017, Kementerian PUPR melalui PPDPP  telah menyalurkan KPR FLPP sebesar Rp 14,38 triliun untuk 158.721 unit rumah.
Sedangkan capaian program Satu Juta Rumah selama tiga tahun (2015-2017), telah tercapai 2,49 juta unit, dengan rincian, pada tahun 2015 sebanyak 699.670 unit, tahun 2016 sebanyak 881.102 unit, dan tahun 2017 sebanyak 904.758 unit
Capaian pembangunan rumah pada tahun lalu, didominasi oleh pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang mencapai 697.770 unit. Sedangkan sisanya, sebanyak 224.988 unit merupakan rumah non-MBR.Dari jumlah tersebut, sekitar 15 persen mendapatkan stimulan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN ).
Hadir pula sebagai narasumber, Business & Sales Development Department Head Bank BTN Budi Permana, Ketua Umum DPP Apersi Junaedi Abdillah, dan Ketua umum DPP REI Soelaeman Soemawinata

APERSI

organisasi perusahaan pengembang perumahan dan permukiman yang mayoritas anggotanya berkomitmen pada pembangunan rumah sederhana dan rumah sederhana sehat.

Telepon/fax : 021-29263064 / 021-29067155

Email : dpp.apersi@yahoo.com

Alamat : MT Haryono Square Lt. UG Unit A1-2 Jl. MT haryono kav. 10 Cawang Jakarta Timur 13330

Rekening : 00043.01.30.003473 An. DPP Apersi

Maps