Kepemilikan Properti untuk WNA Hanya Menguntungkan Pengembang Besar

Jumat, 10 Juli 2015 | 21:00 WIB JAKARTA, KOMPAS.com – Wacana kepemilikan properti oleh warga negara asing (WNA) masih hangat diperdebatkan oleh sejumlah pihak. Setelah REal Estat Indonesia (REI) menyampaikan hal-hal mendasar perlunya keran kepemilikan properti untuk WNA dibuka, kini giliran Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) bersuara. Ketua Apersi Eddy Ganefo menegaskan,… Read More »

Apersi Lampung Bangun 1.000 Rumah Polisi

www.lampost.co Selasa, 07 Juli 2015     20:37 WIB BANDAR LAMPUNG — Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Lampung akan menyiapkan 1.000 unit rumah bersubsidi untuk anggota kepolisian di Lampung hingga akhir 2015. Wakil Ketua I DPD Apersi Lampung Lisa Silawati mengatakan rumah yang digulirkan lewat fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) itu bisa… Read More »

Terkait Kepemilikan Properti Orang Asing, Tak Ada Kajian Komprehensif

Kamis, 2 Juli 2015 | 07:00 WIB JAKARTA, KOMPAS.com – Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 1996 mengatur tentang kepemilikan properti asing dengan status hak pakai. Dalam peraturan ini disebutkan, orang asing bisa memiliki properti dalam jangka waktu 25 tahun. Ketua Umum Asosiasi Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Eddy Ganefo menolak revisi PP yang… Read More »

Kelonggaran LTV Hanya Dongkrak Pasar Properti 5 Persen

Kompas.com Senin, 22 Juni 2015 | 15:00 WIB JAKARTA, KOMPAS.com – Kelonggaran kebijakan perluasan aturan rasio pinjaman terhadap aset atau loan to value (LTV) oleh Bank Indonesia, disambut baik para stakeholder perumahan, dalam hal ini pengembang. Ketua Asosiasi Permukiman dan Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo, mengatakan kelonggaran LTV bisa mendongkrak pertumbuhan properti di Tanah… Read More »